menjauh pada ruang tak merindu

Kalau dulu aku takut 
menjauh sejauh mata mu melihatku
menjauh sejauh telinga mu mendengar suara dan kabarku
menjauh sejauhnya hingga engkau terlupa bahwa aku ada meski bukan apa-apamu
menjauh sejauh jauhnya karena memang bahkan sekedar teman saja tidak

Sekarang
kau membuatku menjauh perlahan
hari perhari kau buat itu menjadi pasti
mendorong jauh ragaku dan membuat kaki ku melangkah lebih cepat

Sekarang
kau membuatku berjalan sesegera
ntah mengapa kau buat terburu
padahal
ku ingin terhenti sejenak
tuk pastikan satu hal
ini kah yang benar-benar kau ingin?

Bisa kah aku bertanya
pada hati yang sempat kau letakkan 
jadi ini jalan cerita yang kau rancang?
terlalu jahat 

jangan pernah menyesal jika aku pergi

melangkah jauh sejauhnya
bukan lagi karena ketakutan dahulu 
kini kau harus tahu,
bahwa rasa benci mampu kalahkan cinta
air mata pun mampu hapuskan rindu
dan doa yang akan hapuskan sakitku

kalau dulu aku takut, kini aku benci
cintamu hanya goresan luka
yang tak bertanggung jawab!

Lihatlah nanti, akan kupastikan
hingga engkau tersadarkan bahwa luka itu rasanya menyakitkan!
bahwa dusta itu sungguh mendendamkan



Postingan populer dari blog ini

Terima Kasih Cinta

Percakapan Air Mata & Cinta