Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2012
Gambar
ada yang bertanya... apa yang kau cari dalam cinta yang kau rasa saat ini? Aku diam temukan jawaban hingga kau bisa putuskan untuk tetap mencinta atau mengakhirinya... Sejenak aku berpikir.... Aku katakan... Ada suatu kenyamanan disana ada suatu kebahagiaan disana ada suatu rasa kehidupan disana lalu, jika kau merasa nyaman, mengapa air mata mu terus mengalir untuk cinta itu? aku tidak tahu.... yang ku tahu hanyalah, rasa cinta ku yang teramat besar pada nya yang aku tahu... hanyalah, sebuah rasa yang membuncah dalam jiwa ku untuk tetap selalu bersamanya Merasakan nyaman nya berada dalam dekapan arti cinta yang dia miliki.. Lalu, mengapa cinta mampu membuat mu menangis? apa itu cinta yang kau mau..? membuatmu menghukum dirimu? membuatmu sengsara dan kehilangan siapa dirimu? HENTIKAN...!!!! Berhentilah mendefenisikan rasa cintaku... meski aku merasa sakit, aku tak menyalahkan, aku tak menyesali mencintai nya ini terjadi begitu saja.. Kumohon, bia...

Percakapan hari ke-empat : Air Mata dan Cinta

Gambar
Hai... aku ingin menangis....!!! Jangan kau katakan bahwa hati mu terjatuh lagi? YA AKU LEMAH AKU TIDAK BISA...!!!!

Percakapan Hari Ketiga: Air Mata dan Cinta

Gambar
hai..hai... Tersenyum Hai... Apa kabar mu sepertinya kamu sudah pulih ? LUMAYAN, masih tersisa... hanya saja aku merasa kuat secara tiba-tiba Ko bisa..? YA, Kemarin aku benar2 di titik letih ku, Lemah ku, Sakit ku... Sepanjang hari aku mengingatnya, dia ada di kepalaku Sepanjang hari aku menahan lapar karena aku menghukum diriku dan aku memang tak sanggup untuk makan Sepanjang malam aku tidak bisa tidur nyenyak Sepanjang malam aku menangis Letih...Letih Sekali Lalu kamu akan mengakhirinya? YA Hanya karena kamu merasa Letih? TIDAK Lalu..? Karena Kurasa dia sudah bisa melupakan aku, membuang aku dari hatinya, atau kuanggap saja seperti itu! Kau masih menghukum dirimu? Sedikit... Kamu berusaha Membuang cintamu? YA BAGUS...! Teruskan..! Tapi aku tetap ingin MENCINTAI dia YA, TIDAK MENGAPA... Biarkan, jangan Paksa hatimu, karena engkau tak kan mampu mengatur hati Sekarang apa yang ingin kau katakan lagi? Buatlah aku rileks, seperti Kemarin, agar esok ha...

Percakapan hari kedua: Air Mata dan Cinta

Gambar
Bagaimana hari mu kali ini? DIAM Aku tanya, bagaimana hari mu? apa kau merasa lebih baik? TIDAK Kau masih menghukum dirimu? MASIH Untuk apa? TIDAK TAHU... lalu meneteskan air mata Untuk apa datang lagi padaku? NTAHLAH...aku hanya ingin menangis dan bersandar pada sesuatu yang bisa memahami aku Ya, menangislah .... karena air mata adalah satu-satunya cara bagaimana mata berbicara ketika bibir tak mampu menjelaskan apa yang telah membuat perasaan mu terluka sudah puas? BELUM Lalu mau apa lagi? DADA ku sesak, tak mampu bernafas, hilang kendali diriku, ini bukan aku. Aku tak begini Tangismu, air matamu, sedihmu, tak kan mampu membuat dia kembali ... begitupun dia, tak mampu memeluk mu kembali dalam genggaman nya Kamu hanya butuh waktu... kamu harus tidur dan makan, istirahat lah.. TIDAK BISA, aku tak bisa tidur, tak bisa makan, tak bisa.. Kamu akan sakit... AKU SUDAH SAKIT Kalau begitu, pikirkan, kau sakit, dia sakit, kalian sakit. percuma saling menghukum diri....

Percakapan Air Mata & Cinta

Gambar
Siapa yang bisa artikan cinta ...?tak ada satu defenisipun tentang artinya cinta. logika bahkan tak mampu jelaskan apa-apa. cinta terkadang membuat seseorang menangis dalam kesakitan yang luar biasa. sakitnya raga, masih bisa tuk di obati, namun sakit nya jiwa tak ada yang mampu mengobati, profesor sekalipun. cinta mampu membuat yang sehat menjadi sakit, waras menjadi gila, kuat menjadi lemah. Kamu, merasakan itu menjadi apa saat ini? SAKIT, PERIH, GILA, LEMAH, SENGSARA.... ntah kata-kata apalagi yang mampu membuat ku mengartikan sakit itu. Lalu kenapa harus bermain-main dengan cinta? TIDAK, tak seorang pun ingin bermain dalam api itu, begitupun aku. tapi itu hadir dengan tiba-tiba, tidak ada rencana, tidak tertulis dalam note ku, dan aku tak tahu kenapa ini bisa terjadi. jadi tolong jangan tanyakan itu, karena aku tak mampu menjawab nya. lalu kenapa harus memulai untuk dekat dengan seseorang yang akhir nya menyebabkan kamu mencinta? TIDAK, bukan maksudku untuk mendekat...
Gambar
Ku buang resah yang hadir Ku hempas Rasa yang ada Ku lempar asa yang semakin membara Salah siapa jika itu ada Daun gugur juga bukan ingin nya Pohon bukan tak ingin menahan Hanya saja angin menghempaskan nya Lelah itu ada Semakin menumpuk bagai sampah yang ingin ku bakar Keindahan yang hadir lalu kini hanyalah berbayang semu Hilang sudah harap itu Selamat tinggal